muhammadiyahbabat.com – Laga final Hizbul Wathan CUP U-10 2025 antara Akademi Persela Lamongan dan Putra Satria Tuban berlangsung dramatis dan penuh kejutan di Lapangan Kembar Tangul Rejo Babat, Ahad (2/11/2025). Pertandingan yang disaksikan ratusan penonton ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Fathurrahim Syuhadi, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Babat, H. A. Arif Rahman Saiidi, S.E., M.H.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Akademi Persela langsung tampil menekan dan berhasil mencetak gol cepat di menit-menit awal, disambut sorak gembira para pendukungnya. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Beberapa menit kemudian, sebuah insiden terjadi di kotak penalti Akademi Persela. Seorang pemain belakang melakukan handball untuk menghalau bola yang nyaris masuk ke gawang. Wasit pun memberikan kartu merah dan hadiah penalti untuk Putra Satria Tuban.
Eksekusi penalti sukses dimanfaatkan oleh Putra Satria Tuban untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum pertandingan pun berubah, tim Tuban mulai menekan dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Meskipun hanya bermain dengan enam pemain, Akademi Persela menunjukkan semangat juang luar biasa. Melalui strategi yang disiplin dan kerja sama tim yang solid, mereka mampu mencetak tiga gol tambahan, membuat skor menjadi 4-1.

Drama belum berhenti di situ. Menjelang akhir laga, salah satu pemain Akademi Persela kembali menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Persela pun harus bermain dengan hanya lima pemain di sisa waktu pertandingan.
Kendati demikian, Putra Satria Tuban tak mampu memanfaatkan situasi tersebut. Akademi Persela bertahan dengan gigih hingga peluit akhir berbunyi. Skor 4-1 pun menegaskan kemenangan Akademi Persela Lamongan.
Usai pertandingan, dilakukan prosesi penyerahan trofi dan uang pembinaan. Trofi juara kedua diserahkan oleh Kepala SSB HW Babat, sedangkan trofi juara pertama diserahkan langsung oleh Ketua PCM Babat. Sorak kegembiraan pun pecah dari para pemain dan pendukung Akademi Persela Lamongan.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa semangat juang dan kerja keras mampu menembus segala keterbatasan. Meski sempat kehilangan pemain dan bermain dengan jumlah minim, Akademi Persela Lamongan tetap tampil sebagai juara sejati.
Selamat untuk Akademi Persela Lamongan!
Penulis: M. Alim Akbar
Editor: FA


Komentar