muhammadiyahbabat.com – KWARCAB HW Babat mengagendakan kegiatan pembentukan Dewan Sugli Cabang (DSC) Babat sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem kaderisasi dan pembinaan kepanduan Hizbul Wathan di tingkat cabang. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah di wilayah Babat dan sekitarnya.
Peserta dari Empat Sekolah Muhammadiyah Se-Cabang Babat
Sebanyak 40 peserta yang mengikuti kegiatan pembentukan DSC Babat terdiri atas 15 siswa SMA Muhammadiyah 1 Babat, 15 siswa SMK Muhammadiyah 5 Babat, 5 siswa SMP Muhammadiyah 1 Babat, serta 5 siswa SMP Muhammadiyah 26 Patihan. Komposisi peserta ini menunjukkan semangat kolaborasi lintas jenjang pendidikan dalam membangun kader Hizbul Wathan yang berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Ahad, 25–26 April 2026. Seluruh peserta telah diarahkan untuk melakukan check in pada pukul 13.00 WIB pada hari pertama, sehingga rangkaian kegiatan dapat dimulai secara tertib dan tepat waktu. Suasana kedatangan peserta berlangsung penuh antusias, karena kegiatan ini dipandang sebagai pengalaman awal yang penting dalam proses pembinaan kepemimpinan.
Harapan Kader Militan dan Bertanggung Jawab
Ketua KWARCAB HW Babat, M. Rosih, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan pembentukan DSC ini. Ia menegaskan bahwa DSC diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan kader yang militan, berkarakter kuat, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap amanah organisasi.
Menurutnya, keberadaan DSC nantinya sangat dibutuhkan untuk membantu Kwarcab HW Babat dalam proses pembinaan qobilah Tunas Athfal dan Athfal yang ada di tingkat cabang. Peran tersebut akan diemban oleh para anggota DSC secara bertahap melalui proses pendampingan dan penguatan kapasitas yang berkelanjutan.
Materi Dasar dan Pembinaan Karakter
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dasar yang berkaitan dengan kepanduan Hizbul Wathan, kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab organisasi. Materi-materi tersebut disampaikan secara sistematis agar mudah dipahami oleh peserta dari latar belakang jenjang pendidikan yang berbeda-beda.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Sekretaris Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Aminullah Fatkhur Roziqi, yang hadir sebagai pemateri. Dalam sesinya, ia menyampaikan materi khusus tentang atribut dan seragam Hizbul Wathan, mulai dari fungsi, filosofi, hingga tata cara penggunaan yang benar sesuai dengan ketentuan organisasi. Penjelasan tersebut diberikan secara rinci agar peserta memiliki pemahaman yang sama dan tidak keliru dalam penerapannya.
Komitmen Kaderisasi Berkelanjutan
Pembentukan DSC Babat ini menjadi bukti nyata komitmen Kwarcab HW Babat dalam menjaga kesinambungan kaderisasi Hizbul Wathan. Melalui kegiatan yang dirancang secara terstruktur, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cakap secara teknis kepanduan, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian yang tinggi terhadap Persyarikatan Muhammadiyah.
Penghujung rangkaian kegiatan hari pertama, agenda ditutup dengan sesi dinamika kelompok yang dirancang untuk melatih kekompakan, komunikasi, serta kemampuan bekerja sama antar peserta dari berbagai sekolah. Melalui dinamika kelompok tersebut, peserta diajak untuk saling mengenal lebih dekat, membangun kepercayaan, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif sebagai calon pengurus Dewan Sugli Cabang. Setelah sesi tersebut, pembentukan struktur DSC Babat telah dilakukan secara musyawarah dengan mempertimbangkan potensi, kesiapan, dan komitmen masing-masing peserta. Usai seluruh rangkaian malam hari selesai, peserta kemudian diarahkan untuk beristirahat dan tidur guna memulihkan kondisi fisik serta menjaga kebugaran tubuh agar siap mengikuti agenda pembinaan lanjutan pada hari kedua kegiatan.
Penulis: M. Alim Akbar Editor: FA


Komentar