muhammadiyahbabat.com – Dua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang kesehatan di bawah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat, yakni RS Muhammadiyah Babat (RSMB) dan RSU Muhammadiyah Babat (RSUMB), menerima kunjungan Sekretaris MPKU PP Muhammadiyah, Dr. dr. Ekorini Listiowati, M.MR., Sabtu (11/4/2026).
Kehadiran Ekorini Listiowati yang juga merupakan dosen senior di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta surveyor di Komisi Akreditasi Rumah Sakit ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan tata kelola layanan kesehatan Muhammadiyah di Babat.
Agenda utama kunjungan tersebut sebenarnya adalah kegiatan Pengabdian Masyarakat Dosen UMY Program Studi Kedokteran di Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan. Dalam kegiatan ini, sekretaris MPKU PP Muhammadiyah hadir bersama tim yang terdiri dari Bendahara MPKU PP Muhammadiyah, dr. Dirwan Suryo Soularto,Sp.F., M.Sc., serta dr. Farindira Vesti Rahmasari, M.Sc., Ph.D., yang merupakan akademisi dan dosen di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Namun, sekretaris dan Bendahara MPKU PP Muhammadiyah tersebut bersama tim menyempatkan diri meninjau langsung RSUMB dan RSMB.

Di RSUMB, rombongan disambut Direktur RSU Muhammadiyah Babat, dr. Fara Nudiana, M.Kes., bersama jajaran manajemen. Dalam paparannya, ia menyampaikan perkembangan rumah sakit dari sisi fasilitas, layanan, dan program pengembangan.
“Meski baru sekitar enam tahun berdiri, RSUMB sudah memiliki layanan yang cukup lengkap. Ke depan, kami juga sedang menyiapkan pengembangan layanan hemodialisa,” ujarnya.
Usai peninjauan, pakar manajemen rumah sakit tersebut memberikan sejumlah catatan penting terkait penguatan sistem dan konsistensi mutu layanan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke RSMB di tengah guyuran hujan. Setibanya di lokasi, rombongan menunaikan salat Maghrib berjamaah di mushola RSMB sebelum berkeliling rumah sakit.
Di RSMB, rombongan didampingi Kepala Bagian Keuangan Ernik Widya Astutik,S.E., dan Kepala Bidang Keperawatan Ns. Imam Rifa’i, S.Kep. Meski masih dalam tahap pembangunan, rumah sakit tetap beroperasi seperti biasa.
Menariknya, kondisi tersebut tidak banyak berpengaruh terhadap jumlah kunjungan pasien. Hal ini terlihat dari nilai Bed Occupancy Rate (BOR) yang tetap berada pada kategori aman.
Menanggapi hal tersebut, dosen FKIK UMY itu menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSMB.
“Dengan jumlah pasien yang tetap tinggi, ini menunjukkan adanya loyalitas pasien yang baik terhadap rumah sakit,” ungkapnya.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membawa banyak insight strategis bagi kedua rumah sakit. Berbagai masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi RSMB dan RSUMB untuk terus berkembang sebagai layanan kesehatan Muhammadiyah yang profesional, unggul, dan berkemajuan.
Penulis: Lady Al Jaatsiyah
Editor: M. Alim Akbar


Komentar