Ekonomi Kabar
Beranda » Berita » Festival Gunungan Wingko Meriahkan Babat, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Lestarikan Kuliner LokalFestival Gunungan Wingko Meriahkan Babat, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Lestarikan Kuliner Lokal

Festival Gunungan Wingko Meriahkan Babat, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Lestarikan Kuliner LokalFestival Gunungan Wingko Meriahkan Babat, Pemerintah Daerah Tegaskan Komitmen Lestarikan Kuliner Lokal

Suasana kegiatan Festival Gebyar Gunungan Wingko Babat

muhammadiyahbabat.com – Upaya melestarikan kuliner khas daerah terus digencarkan Kabupaten Lamongan. Melalui gelaran Festival Gunungan Wingko yang berlangsung di Lapangan Sawonggaling Babat, Minggu (30/11/2025), pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pangan lokal, khususnya Wingko Babat, tetap dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi muda. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara S.T., B.Eng, M.Sc., Camat Babat Noman Kresna S.STP., M.Si., Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., Danramil Babat Czi Kapten Selamet, serta masyarakat Babat yang turut meramaikan acara.

Bupati Dorong UMKM Terus Berinovasi

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang hadir langsung dan menyaksikan rangkaian kegiatan, menegaskan bahwa festival kuliner adalah strategi efektif untuk mempertahankan eksistensi makanan tradisional, sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku UMKM. Ia menyampaikan bahwa Wingko Babat memiliki potensi besar sebagai ikon kuliner Lamongan yang mampu bersaing di tengah maraknya produk kekinian.

“Festival gunungan wingko ini sangat menarik. Ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk melestarikan dan memperkenalkan Wingko Babat sebagai makanan khas Lamongan. Juga untuk meningkatkan pertumbuhan pelaku UMKM,” ujar Pak Yes.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes yang dikenal dekat dengan masyarakat juga berpesan agar pelaku usaha tidak berhenti berinovasi. Menurutnya, momentum gebyar wingko seperti ini harus dimanfaatkan untuk menguatkan branding Wingko Babat supaya tetap digemari lintas generasi dan semakin kompetitif.

“Harapan ke depannya, tentu supaya wingko semakin digemari masyarakat sehingga omzetnya meningkat. Produsen juga harus terus meningkatkan kualitas melalui inovasi produk, seperti wingko kering, wingko kriuk, hingga varian rasa yang mengikuti selera anak muda. Kemasan yang lebih modern juga penting supaya eksistensi Wingko Babat tetap diminati,” tuturnya.

Semarak Idul Fitri 1447 H: Ribuan Warga Muhammadiyah Babat Padati Lapangan Sawonggaling

Pesan senada juga kembali disampaikan Bupati Yes, yakni bahwa pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui kreativitas yang berkelanjutan sehingga produk lokal dapat terus bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Gunungan Wingko Setinggi 5 Meter Jadi Ikon Festival

Festival Gunungan Wingko tahun ini menyita perhatian masyarakat karena menampilkan tugu wingko setinggi lima meter, yang tersusun dari 5.850 buah wingko hasil produksi 13 produsen wingko Babat. Penampilan unik tersebut menjadi daya tarik utama pengunjung, sekaligus menunjukkan betapa kayanya tradisi kuliner Lamongan yang masih dijaga dengan baik. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut karena gunungan wingko dianggap sebagai simbol kerja sama, kreativitas, dan komitmen bersama dalam melestarikan kuliner khas Babat.

Selain itu, berbagai stan UMKM yang terlibat juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Produk wingko dalam berbagai rasa dan kemasan dipamerkan, dan sebagian besar di antaranya diborong oleh para pengunjung yang ingin merasakan cita rasa khas wingko Babat langsung dari produsennya.

Penulis: M. Alim Akbar
Editor: FA

“Nganyari” Masjid At-Taqwa, Warga Muhammadiyah Pucakwangi Sambut Ramadhan dengan Optimisme

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *