muhammadiyahbabat.com Kegiatan inovatif digelar oleh Kelompok KKN 05 Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) di Balai Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Lamongan, pada Selasa (26/8/2025). Mereka mengajak ibu-ibu kader desa untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai, yakni lilin aromaterapi dengan aroma lavender.
Dalam pemaparannya, perwakilan mahasiswa KKN, Saadatul, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberi keterampilan baru bagi masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan limbah dapur. “Minyak jelantah tidak hanya bisa diolah kembali, tapi juga mampu menjadi produk bermanfaat dan bernilai ekonomi, seperti lilin aromaterapi,” ujarnya.

Acara diawali dengan penyampaian materi mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah berulang kali terhadap kesehatan dan dampaknya bagi lingkungan. Setelah itu, peserta diajak mempraktikkan langsung proses pembuatan lilin aromaterapi. Antusiasme terlihat tinggi, peserta mengikuti setiap tahap hingga proses akhir dengan penuh semangat.
Respon masyarakat pun positif. Banyak peserta menilai kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif. “Selain bermanfaat untuk rumah tangga, ini bisa menjadi ide bisnis kecil yang menjanjikan,” ungkap salah satu peserta.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UMLA berharap warga Desa Ardirejo semakin terampil dalam mengolah minyak jelantah yang sebelumnya dianggap limbah menjadi produk bernilai guna. Selain meningkatkan ekonomi keluarga, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mengurangi pencemaran lingkungan.
Penulis: Nelly Tsania Ahmawati Editor: Lady Al Jaatsiyah


Komentar