AUM Dakwah dan Keislaman Kabar Majelis Ortom
Beranda » Berita » ‎PCM Babat Bekali Muballigh dan Muballighat untuk Perkuat Ghiroh Dakwah Berkemajuan

‎PCM Babat Bekali Muballigh dan Muballighat untuk Perkuat Ghiroh Dakwah Berkemajuan

muhammadiyahbabat.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babat melalui Majelis Tabligh, Tarjih, dan Tajdid menyelenggarakan kegiatan pembekalan sebagai ikhtiar penguatan ghiroh dakwah muballigh dan muballighat Muhammadiyah agar senantiasa mencerahkan serta berorientasi pada nilai-nilai kemajuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, mulai pukul 07.30 WIB, bertempat di Kampus III SMK Muhammadiyah 5 Babat.

‎Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri oleh jajaran PCM Babat, PCA Babat, unsur UPP, organisasi otonom, amal usaha Muhammadiyah, PRM dan PRA se-Cabang Babat, perwakilan takmir masjid dan musala Muhammadiyah, serta Korps Muballigh Muhammadiyah. Kehadiran berbagai unsur persyarikatan ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam memperkuat peran dakwah Islam yang berkemajuan di tengah masyarakat.

‎Dakwah Mencerahkan dan Relevan dengan Zaman

‎Sambutan PCM Babat yang diwakili oleh Nurhadi, S.Pd., M.E., sekretaris PCM Babat, menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah harus terus dikembangkan secara sistematis agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Para muballigh dan muballighat dituntut tidak hanya menguasai materi keislaman, tetapi juga memiliki semangat berdakwah dan kemampuan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, pembekalan ini dirancang sebagai ruang penguatan ideologis sekaligus peningkatan kapasitas dakwah.

‎Materi pembekalan disampaikan oleh narasumber yang pertama, yakni Ustadz Rifky Ja’far Thalib, Lc., menyampaikan materi dengan pendekatan yang mendalam, reflektif, serta kontekstual sehingga mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang.

‎Penguatan Ghiroh dan Etika Dakwah

‎Dalam pemaparannya, Ustadz Rifky Ja’far Thalib menekankan bahwa dakwah harus dibangun di atas keikhlasan, keluasan ilmu, dan harus berani beramal. Dakwah tidak boleh dilakukan secara reaktif dan emosional, melainkan harus disampaikan dengan hikmah, argumentasi yang kuat, serta sikap yang menyejukkan. Nilai-nilai Islam berkemajuan, menurutnya, hanya akan diterima masyarakat apabila disampaikan dengan cara yang santun dan mencerdaskan, melalui dua hal yakni akal dan hati supaya bisa meyakinkan lebih kepada jama’ah.

Refleksi 25 Tahun Kebangkitan Hizbul Wathan Menggema di Babat

‎Harapan dan Tindak Lanjut

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan para muballigh dan muballighat Muhammadiyah Cabang Babat semakin siap menjalankan peran dakwah di tengah masyarakat dengan semangat pembaruan dan keberpihakan pada kemaslahatan umat. Bekal ilmu dan motivasi yang telah diberikan diharapkan dapat diaplikasikan secara nyata dalam aktivitas dakwah di ranting, masjid, maupun ruang-ruang sosial lainnya.

‎Kegiatan pembekalan ini dinilai sebagai langkah strategis yang perlu terus dilanjutkan secara berkesinambungan, agar dakwah Muhammadiyah tetap relevan, berdaya saing, dan mampu menjadi pencerah bagi kehidupan umat dan bangsa.

‎Penulis: M. Alim Akbar

‎Editor: FA

Fun Learning Batch 2 SD Muhammadiyah 1 Babat, Belajar Ceria Pererat Sinergi PAUD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *