muhammadiyahbabat.com – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap Program Nasional (Prognas) bidang kesehatan, jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya melalui langkah kolaboratif yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Lamongan dan RS Muhammadiyah Kalikapas bersinergi dengan Klinik Muhammadiyah Parengan menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Sinergi Prognas: Sharing Ilmu, Integrasi Rujukan, Pengabdian Masyarakat untuk Program Nasional.”
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (16/12/2025) di Klinik Muhammadiyah Parengan tersebut disambut antusias oleh warga sekitar yang memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh layanan kesehatan berkualitas. Acara ini tidak hanya diposisikan sebagai bakti sosial semata, namun difokuskan pada penguatan sistem rujukan berjenjang serta peningkatan edukasi kesehatan yang dinilai sangat krusial bagi masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.
Hadirkan Dokter Spesialis ke Tengah Masyarakat
Dalam kolaborasi ini, tim medis gabungan menghadirkan layanan konsultasi kesehatan yang biasanya hanya dapat diakses di rumah sakit rujukan tingkat lanjut. Warga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Gizi Klinik, serta Dokter Spesialis Anak. Layanan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang ingin memperoleh penjelasan medis secara komprehensif terkait kondisi kesehatannya.
Pemeriksaan kesehatan dasar juga dilakukan guna mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan. Seluruh pelayanan dilaksanakan dengan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman dan terbuka dalam menyampaikan keluhan kesehatannya. Kegiatan ini dinilai mampu mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat tingkat akar rumput.

Edukasi HIV Jadi Sorotan Utama
Salah satu fokus utama dalam kegiatan Sinergi Prognas ini adalah sesi edukasi kesehatan mengenai Human Immunodeficiency Virus (HIV). Mengingat penanggulangan HIV/AIDS merupakan bagian penting dari Program Nasional, materi edukasi disampaikan secara komprehensif dan mudah dipahami oleh peserta. Penyuluhan ini dipandu oleh tim promosi kesehatan yang telah berpengalaman dalam kegiatan edukatif berbasis komunitas.
Materi yang diberikan mencakup cara penularan HIV, langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini, serta pentingnya menghapus stigma negatif terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Harapannya, pemahaman masyarakat dapat meningkat sehingga deteksi dini dapat dilakukan lebih cepat dan perilaku hidup sehat semakin diterapkan. Edukasi ini disampaikan dengan pendekatan dialogis agar peserta dapat aktif bertanya.
Perkuat Integrasi Rujukan Antar Fasilitas Kesehatan
Direktur Klinik Muhammadiyah Parengan, dr. Rika Mega Selfia, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mempererat integrasi rujukan antar fasilitas kesehatan Muhammadiyah. Melalui kolaborasi ini, sistem rujukan yang efektif diharapkan dapat diwujudkan secara nyata dan berkesinambungan.
“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa pasien di tingkat pratama seperti Klinik Muhammadiyah Parengan mendapatkan akses yang mudah dan cepat jika memerlukan rujukan lanjutan ke RS Muhammadiyah Kalikapas atau RS Muhammadiyah Lamongan. Ini merupakan bentuk sharing ilmu dan sumber daya demi pelayanan terbaik bagi umat,” ujarnya.
Sinergi lintas fasilitas kesehatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung keberhasilan Program Nasional bidang kesehatan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat dijadikan agenda rutin guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Parengan dan sekitarnya. Seluruh rangkaian acara ditutup pada siang hari dan berjalan dengan tertib serta lancar.
Penulis: Ghulamin Halim
Editor: M. Alim Akbar


Komentar