Kabar Ortom
Beranda » Berita » Kwarda Hizbul Wathan Lamongan Gelar Diklat Dewan Sughli Daerah, Cetak Kader Ideologis dan Berkarakter

Kwarda Hizbul Wathan Lamongan Gelar Diklat Dewan Sughli Daerah, Cetak Kader Ideologis dan Berkarakter

muhammadiyahbabat.com – Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Lamongan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dewan Sughli Daerah (DSD) pada Jumat-Ahad (16-18/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 5 Babat Kampus 3 selama tiga hari dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai qabilah se-Kabupaten Lamongan.

Diklat DSD tersebut diikuti oleh 95 peserta yang berasal dari 25 qabilah SMA/SMK/MA se-Lamongan, serta satu kafilah dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses kaderisasi strategis Hizbul Wathan dalam menyiapkan penerus kepemimpinan di Kwarda HW Lamongan.

Ketua Kwarda HW Lamongan, M. Sande Ariawan, dalam laporan dan sambutannya menegaskan bahwa diklat ini bertujuan untuk menyiapkan kader penerus yang memiliki ideologi kuat dan karakter kepanduan yang kokoh.

“Diklat ini merupakan bagian dari pembekalan kaderisasi. Harapannya, ke depan penerus kepemimpinan di Kwarda HW Lamongan dapat lahir dari peserta diklat ini melalui penanaman ideologi dan pembentukan karakter,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setelah kegiatan ini akan dilaksanakan diklat lanjutan sebagai bentuk kesinambungan proses kaderisasi.

Semarak Idul Fitri 1447 H: Ribuan Warga Muhammadiyah Babat Padati Lapangan Sawonggaling

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Rohim Suhadi, menekankan pentingnya kaderisasi berkelanjutan di tubuh organisasi.

“Kaderisasi sangat diperlukan, jangan sampai kita meninggalkan kader-kader yang lemah. Sepuluh tahun yang lalu, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di SMK Muhammadiyah, dan terbukti melahirkan kader-kader yang baik, sebagai wujud kuntum khoiro ummah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi milenial saat ini berdakwah tidak lepas dari era digitalisasi, sehingga kader Hizbul Wathan harus adaptif, kreatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai ideologis. Ke depan, ia berharap adanya kamp kader untuk seluruh organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah yang dipelopori oleh Hizbul Wathan.

Diklat secara resmi dibuka oleh Wakil Sekretaris Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur, Aminulloh Fatkhur Roziqi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Lamongan tercatat telah empat kali menyelenggarakan diklat kader tingkat daerah.
“Dulu namanya masih Dewan Kerja Daerah (DKD), belum Dewan Sughli Daerah seperti sekarang. Bahkan Lamongan termasuk yang mendahului secara nasional dalam penyelenggaraan DKD,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dewan Sughli Daerah merupakan tangan pertama Kwartir Daerah dalam menjalankan kegiatan teknis kepanduan di daerah. Oleh karena itu, peserta diharapkan menjadi “gelas kosong” yang siap menerima ilmu, lalu mengaplikasikannya dalam gerakan Hizbul Wathan.

IPM Moropelang Gelar Kajian Ahad Romadhon

Kwarwil HW Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Diklat DSD ini karena diyakini mampu melahirkan kader-kader tulen, ideologis, dan berkomitmen untuk memajukan gerakan kepanduan Hizbul Wathan.

Dalam penutup sambutannya, ia mengutip ungkapan Bapak Pandu Hizbul Wathan, Jenderal Sudirman, yang juga menjadi semboyan Kopassus:
“Jadi pandu Hizbul Wathan itu sungguh berat. Jika ragu dan bimbang, pulang saja.”

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta Diklat DSD, sebagai simbol dimulainya proses pendidikan dan pelatihan, sebelum akhirnya ditutup secara resmi.

Penulis: Lady Al Jaatsiyah

Editor: M. Alim Akbar

“Nganyari” Masjid At-Taqwa, Warga Muhammadiyah Pucakwangi Sambut Ramadhan dengan Optimisme

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *