muhammadiyahbabat.com– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Lamongan memberikan pembekalan penanggulangan dan tanggap bencana kepada anak asuh LKSA Panti Asuhan Putri ’Aisyiyah Cabang Babat pada Jumat, 2 Januari 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dilaksanakan di lingkungan panti asuhan dengan suasana yang tertib, edukatif, dan penuh antusiasme dari para peserta. Program tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Keterampilan yang secara khusus dirancang untuk mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat dan berorientasi pada pembentukan karakter tangguh.
Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh seluruh anak asuh panti yang tampak serius menyimak setiap materi yang disampaikan. Ruang aula panti asuhan dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan, sementara sarana pendukung seperti alat peraga dan media presentasi telah disiapkan guna memudahkan pemahaman materi. Dengan pendekatan yang komunikatif, suasana pembekalan berlangsung hangat dan tidak kaku.
Pentingnya Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini
Materi pembekalan disampaikan oleh Ahmad Subandi, M.Pd., narasumber dari BNPB Kabupaten Lamongan yang telah berpengalaman dalam bidang edukasi kebencanaan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Kabupaten Lamongan memiliki potensi bencana yang beragam, sehingga kesiapsiagaan masyarakat, termasuk anak-anak, perlu terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Pengetahuan kebencanaan dinilai penting untuk membentuk sikap waspada dan tanggap sejak usia dini.
Menurut Ahmad Subandi, pemahaman kebencanaan harus ditanamkan secara sistematis agar anak-anak tidak mudah panik ketika menghadapi situasi darurat. Ia menegaskan bahwa pengetahuan dasar tentang bencana akan membantu anak-anak memahami apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Dalam sesi ini, sejumlah contoh kasus bencana di wilayah Lamongan juga disampaikan agar peserta lebih mudah membayangkan kondisi nyata di lapangan.

Materi Lengkap dan Praktis untuk Anak Asuh
Dalam kegiatan tersebut, para anak asuh mendapatkan materi mengenai berbagai jenis bencana, seperti banjir, angin puting beliung, gempa bumi, kebakaran, tanah longsor, serta letusan gunung api. Materi disusun secara sederhana namun komprehensif agar mudah dipahami oleh anak-anak dengan latar belakang usia yang berbeda. Penjelasan teori telah dipadukan dengan contoh-contoh praktis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Selain itu, langkah-langkah penyelamatan diri diperagakan secara langsung oleh pemateri dan kemudian dipraktikkan bersama peserta. Beberapa prosedur keselamatan diperkenalkan secara bertahap agar dapat diingat dengan baik oleh anak-anak. Dalam sesi tertentu, pertanyaan dari peserta diajukan dan dijawab secara terbuka, sehingga interaksi dua arah dapat terbangun dengan baik.
Membangun Kesadaran dan Sikap Tanggap Bencana
Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan anak asuh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, pemahaman tentang kebencanaan telah diberikan secara terstruktur dan berkesinambungan. Anak-anak juga didorong untuk saling mengingatkan dan berbagi pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitar.
Pihak pengelola Panti Asuhan Putri ’Aisyiyah Cabang Babat menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB Kabupaten Lamongan dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada anak asuh. Kegiatan seperti ini dinilai sangat bermanfaat karena mampu membekali anak-anak dengan keterampilan hidup yang penting, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat yang tidak dapat diprediksi.
Penulis: Atika Ummu Azizah
Editor: M. Alim Akbar


Komentar