Oleh: Ainur Rofiq, S.E., S.Pd.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Babat, Sekretaris Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Lamongan
muhammadiyahbabat.com – Safari Spiritual tapak tilas iman dan pengorbanan, menyusuri Masjid Quba menghadirkan pelajaran rohani yang mendalam.
Tidak semua perjalanan diukur dengan jarak tempuh yang jauh. Sebagian di antaranya diukur oleh panggilan dan getaran iman dalam batin, menapaki jejak takwa, menimba makna pengorbanan, perjuangan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dalam berdakwah di Madinah.
Kegiatan ziarah semacam ini diperlukan agar umat muslim tau saat berada di Kota Madinah Al Munawaroh dan memulangkan hati yang lebih jernih.
Masjid Quba menjelma sebagai bentuk napak tilas roh perjuangan Islam mengajak para umat muslim untuk menelusuri jejak iman, kesederhanaan, dan pengorbanan yang tak lekang oleh zaman.
Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun Rasulullah Saw. saat hijrah ke Madinah. Masjid yang berdiri dan dibangun atas dasar pondasi takwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an (At-Taubah: 108). Terletak di bagian selatan Madinah, Quba menyimpan pesan kuat tentang awal perjuangan Islam yang sederhana, namun penuh ketulusan.
Kini, Masjid Quba tampil megah dengan sentuhan arsitektur modern. Namun, atmosfer spiritualnya tetap utuh. Para peziarah memasuki masjid dengan langkah tenang, menunaikan salat sunah, dan memanjatkan doa.
Di tempat ini, takwa terasa bukan sekadar konsep, melainkan sikap hidup sebagaimana Rasulullah menegakkan masjid ini dengan niat yang jernih dan hati yang tulus.


Komentar