Kabar
Beranda » Berita » Berpulang Saat Berkhidmat, Bambang Widyo Santoso Tinggalkan Jejak Pengabdian untuk Muhammadiyah Babat

Berpulang Saat Berkhidmat, Bambang Widyo Santoso Tinggalkan Jejak Pengabdian untuk Muhammadiyah Babat

muhammadiyahbabat.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Babat pada Kamis (23/7/2026) sore. Sekitar pukul 16.30 WIB, ketika penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) SMK Muhammadiyah 5 Babat baru dimulai di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Babat, suasana yang semula dipenuhi pembahasan program sekolah seketika berubah menjadi haru karena kabar wafatnya Bambang Widyo Santoso yang datang tanpa diduga. pesan Innalillahi wa inna ilaihi raji’un mendadak memenuhi berbagai grup WhatsApp Muhammadiyah Babat.

Kepergian sosok yang dikenal energik, ramah, dan penuh semangat itu membuat banyak warga Muhammadiyah sulit mempercayainya. Selama ini, Bambang Widyo Santoso dikenal sebagai pribadi yang selalu hadir dalam berbagai agenda persyarikatan serta memberikan perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan di Babat. Duka mendalam dirasakan oleh rekan-rekan seperjuangan karena sosok yang aktif berkhidmat tersebut berpulang ketika masih menjalankan amanah organisasi.

Bambang Widyo Santoso wafat pada usia 65 tahun dan meninggalkan dua orang anak. Putra beliau, Sa’ad, mengabdikan diri sebagai guru di SMA Muhammadiyah 1 Babat, sedangkan putrinya, Vivin, merupakan guru di SMK Muhammadiyah 5 Babat. Jejak pengabdian keluarga tersebut menjadi cerminan kuatnya dedikasi yang telah diwariskan kepada generasi penerus dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

Semasa hidupnya, Bambang Widyo Santoso dikenal sebagai tokoh pendidikan yang memiliki komitmen tinggi terhadap peningkatan mutu sekolah. Amanah sebagai pengawas sekolah dasar dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sementara kiprahnya di lingkungan Muhammadiyah terus berkembang melalui berbagai peran strategis yang dipercayakan kepadanya. Pengalaman panjang itu menjadikan beliau sebagai figur yang dihormati sekaligus menjadi tempat berdiskusi bagi banyak kader dan pendidik.

Dalam perjalanan organisasi, Bambang Widyo Santoso pernah menjadi anggota Majelis Dikdasmen PCM Babat. Pada periode 2015–2022, beliau dipercaya menjadi anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah Babat menggantikan almarhum Faisol, kemudian sejak tahun 2023 hingga sekarang mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PCM Babat yang mengoordinasikan Lazismu serta Majelis Pemberdayaan Masyarakat. Berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat telah diikuti dengan penuh kesungguhan sehingga kehadiran beliau meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak.

Digitalisasi Keuangan Sekolah Muhammadiyah Babat, Fondasi Tata Kelola yang Lebih Transparan

Wakil Ketua PCM Babat, Ustadz Amrozi, menyampaikan bahwa wafatnya Bambang Widyo Santoso menjadi pengingat tentang indahnya mengakhiri kehidupan dalam keadaan berkhidmat kepada Persyarikatan. Ia berkata, “Wafat yang sangat nikmat karena saat berkhidmat di Muhammadiyah, saat mengikuti RAPBS SMK Muhammadiyah 5 Babat di GDM Babat sebagai tanda husnul khatimah. Amin ya Rabbal ‘alamin.” Ungkapan tersebut menggambarkan keyakinan bahwa pengabdian yang dijalani hingga akhir hayat merupakan anugerah yang sangat mulia.

Rencananya, jenazah almarhum dishalatkan di Masjid Al-Huda PRM Gembong sebelum dimakamkan pada malam hari di pemakaman Gembong, Babat. Kepergian Bambang Widyo Santoso meninggalkan duka yang mendalam, namun semangat pengabdian, ketulusan, dan dedikasinya diyakini akan terus menjadi teladan bagi keluarga besar Muhammadiyah Babat. Doa terbaik terus dipanjatkan agar almarhum memperoleh ampunan, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan di sisi Allah SWT bersama hamba-hamba-Nya yang saleh.

Penulis: M. Alim Akbar
Editor: FA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *