muhammadiyahbabat.com — Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Babat menggelar pertemuan triwulan PRNA se-Cabang Babat yang dirangkai dengan Semarak Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah pada Ahad (7/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan SMA Muhammadiyah 1 Babat dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tema “Srikandi Penjaga Peradaban” menjadi benang merah seluruh rangkaian acara yang diikuti kader dari berbagai ranting.
Pertemuan triwulan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi, berbagi capaian program, serta menyatukan langkah gerakan perempuan muda Muhammadiyah di tingkat cabang. Sebanyak 11 Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah hadir dan aktif mengikuti seluruh agenda kegiatan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara hingga penutupan yang sarat pesan kebersamaan.
Sejumlah tamu undangan turut memberikan dukungan moral terhadap kegiatan tersebut. Hadir Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Babat, Nurhadi, M.Pd., Pimpinan Cabang Aisyiyah Babat, Diana Ni’mawati, S.Ag., serta Kepala SMA Muhammadiyah 1 Babat, Agus Al Chusairi, M.Pd. Kehadiran para pimpinan tersebut menegaskan sinergi lintas majelis dan ortom dalam membina kader perempuan berkemajuan.
Ketua PCNA Babat, Ratna Dewi, S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya silaturahmi sebagai fondasi gerakan. Ia mengajak seluruh anggota PRNA se-Cabang Babat untuk terus merajut kebersamaan yang produktif dan saling menguatkan. Menurutnya, konsolidasi yang terjaga akan memacu semangat kader dalam menjalankan amanah organisasi secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Ratna Dewi juga menyoroti peran strategis kader Nasyiatul Aisyiyah dalam merespons tantangan zaman. Ia menilai perempuan muda Muhammadiyah perlu hadir sebagai penggerak perubahan sosial yang berlandaskan nilai keislaman dan kemanusiaan. Pesan tersebut disampaikan dengan harapan agar setiap ranting mampu menerjemahkan tema milad ke dalam program nyata yang berdampak bagi masyarakat.

Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Sekretaris PCM Babat, Nurhadi, M.Pd. Ia mengucapkan selamat milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah dan mendoakan agar kadernya tumbuh sebagai srikandi penjaga peradaban sesuai tema yang diusung. Nurhadi menegaskan bahwa komitmen terhadap persyarikatan menjadi bekal utama bagi kader yang kelak dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan.
Dalam pandangannya, Nasyiatul Aisyiyah memiliki posisi penting dalam menyiapkan generasi perempuan yang berintegritas, berilmu, dan berdaya saing. Ia mendorong kader untuk terus belajar, berorganisasi secara sehat, serta menjaga etika gerakan yang berkemajuan di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. Dorongan tersebut disambut positif oleh peserta yang hadir dari berbagai ranting.
Rangkaian kegiatan pertemuan triwulan ini juga diisi dengan penguatan internal organisasi dan refleksi perjalanan Nasyiatul Aisyiyah selama 95 tahun. Kegiatan dilanjut dengan lomba tumpeng berlangsung seru karena peserta aktif dalam menghias dan pengalaman di tingkat ranting. Suasana tersebut mempererat silaturahmi kader dalam kebersamaan.
Melalui momentum milad ke-95, PCNA Babat berharap semangat “Srikandi Penjaga Peradaban” tidak berhenti pada seremoni. Tema tersebut diharapkan menjadi inspirasi gerakan yang konsisten, terukur, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Dengan soliditas organisasi dan kader yang militan, Nasyiatul Aisyiyah Babat optimistis mampu terus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penulis: M. Alim Akbar
Editor: Lady Al Jaatsiyah


Komentar