muhammadiyahbabat.com – Semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan oleh kontingen qobilah SD Muhammadiyah 2 Babat dalam ajang Semarak MUTUBA 2026 yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Melalui kerja keras dan keberanian untuk tampil maksimal, sekolah ini mengirimkan sembilan kelompok gabungan dari gerakan kepanduan Hizbul Wathan dan Pramuka untuk mengikuti berbagai cabang lomba yang dipertandingkan. Dari rangkaian kegiatan tersebut, satu prestasi berhasil diraih dengan membawa pulang trofi Juara Harapan 3 pada cabang lomba Semaphore Dance.
Ajang Semarak MUTUBA 2026 dibuka secara resmi oleh Ramanda Rohim Syuhadi, perwakilan dari Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, yang kehadirannya memberikan dorongan moral bagi seluruh peserta. Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dengan pesan kuat agar seluruh kontingen menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, serta nilai-nilai kepanduan dalam setiap kompetisi. Motivasi yang disampaikan menjadi bekal mental penting bagi para siswa sebelum memasuki arena perlombaan.
Prestasi yang diraih SD Muhammadiyah 2 Babat tergolong membanggakan karena masa persiapan yang dijalani terbilang sangat singkat. Tim Semaphore Dance yang terdiri atas enam siswa, yakni Dina, Qiyyah, Mila, Nayya, Jenny, dan Rifa, hanya menjalani beberapa kali sesi latihan sebelum akhirnya tampil di hadapan dewan juri. Waktu yang terbatas tersebut tidak menjadi alasan untuk menyerah, karena latihan tetap dijalani dengan penuh kesungguhan dan disiplin tinggi. Seluruh rangkaian persiapan telah dirancang secara sederhana namun terarah agar kemampuan inti peserta dapat dimaksimalkan.
Pada saat penampilan, sinkronisasi gerakan ditampilkan dengan cukup rapi dan penuh percaya diri, sehingga perhatian juri maupun peserta lain dapat tertuju pada tim ini. Kekompakan kelompok mampu terlihat jelas meskipun para siswa masih berada pada usia sekolah dasar. Penampilan tersebut dinilai telah memenuhi unsur teknik dasar semaphore dance serta ekspresi gerak yang sesuai dengan irama, sehingga penghargaan pun berhasil diraih. Hasil ini menjadi bukti bahwa proses latihan yang singkat tetap dapat menghasilkan capaian positif apabila dijalani secara serius.
Persaingan antar sekolah dalam ajang ini berlangsung ketat dan kompetitif, karena setiap kontingen menurunkan peserta terbaiknya. Keikutsertaan sembilan kelompok dari SD Muhammadiyah 2 Babat menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang kepanduan dan seni gerak. Pembinaan yang telah dilakukan secara berkelanjutan sebelumnya menjadi fondasi penting yang mendukung keberhasilan tersebut. Melalui kegiatan seperti ini, karakter disiplin, kerja sama, dan keberanian siswa terus dibentuk.
Pembina HW, Uswatun Hasanah, S.Pd., “Kami sangat bangga dengan pencapaian anak-anak. Walaupun latihan hanya dilakukan beberapa kali dan waktu persiapan sangat terbatas, hasil yang diraih menunjukkan kesungguhan mereka dalam mengikuti lomba ini,” ujar wali keals 4. Apresiasi juga disampaikan oleh pihak sekolah kepada seluruh siswa yang telah berjuang membawa nama baik sekolah. Prestasi Juara Harapan 3 ini diharapkan dapat menjadi motivasi berkelanjutan bagi siswa lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Penulis: Vebriyanti Pratiwi
Editor: M. Alim Akbar


Komentar